“Ada banyak jenis luka batiniah dan semua berdampak dalam dan panjang. Pada akhirnya luka menodai, bukan saja relasi tetapi juga jiwa. Pancaran Anugerah adalah pelayanan yang langsung menyentuh noda, membalut, serta menyembuhkan dalam nama Yesus. Banyak yang telah menerima anugerah hidup baru melalui pelayanan ini dan saya berdoa, akan lebih banyak lagi yang dipulihkan untuk kemuliaan Tuhan.”
–Dr. Paul Gunadi
Gembala sidang Gereja Baptis Indonesia Pertama.

“Dalam pelayanan saya sebagai gembala, saya berjumpa dengan banyak orang yang memiliki pergumulan berat.  Tetapi, puji TUHAN yang telah menggunakan Pancaran Anugerah menjadi rekan bagi gereja-Nya.  Orang-orang dengan pergumulan yang khusus dan berat dapat dipulihkan, diubah dan mengalami kuasa keselamatan dari Anak Domba Allah.  Bagi saya, melayani bersama Pancaran Anugerah dalam Kerajaan Allah adalah suatu hak istimewa sekaligus berkat yang besar.  Melalui kemitraan ini saya dapat mengenal hati Allah sebagai Bapa, dan menyaksikan karya Allah di tengah-tengah umat yang dikasihi-Nya.”
–Pendeta Gabriel Goh
Gembala Senior, Gereja Kristus Yesus, Kuta-Bali

“Melibatkan diri dalam aktifitas pelayanan Pancaran Anugerah merupakan sebuah pengalaman pertumbuhan rohani, pemurnian hati dan transformasi diri secara positif dalam melayani Tuhan.  Pancaran Anugerah, telah menjadi komunitas yang aman bagi anggotanya mengalami kebebasan untuk menjadi dan menerima dirinya sendiri serta memberi kesempatan untuk bertumbuh dalam hubungan pribadi dengan Tuhan, sangat dibutuhkan oleh banyak orang Kristen dan para pelayan Injil.  Keikutsertaan dalam pelayanan Pancaran Anugerah menumbuhkan kebergantungan diri kepada kehadiran pribadi Tuhan dan membangkitkan kreativitas dalam pelayanan.”
–Pdt. Indrijanti Mali Limanta M. Div.
Dosen Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti, Malang

_____________________________________________________________________________________________________________________________________

Endorsements dari peserta:

“Saya telah hidup dalam dunia homoseksual dan jatuh bangun dalam dosa ini selama 30 tahun, segala macam cara sudah saya lakukan untuk lepas, tetapi tidak bisa! Sampai akhirnya seorang teman memperkenalkan saya melalui website tentang Pancaran Anugrah dan akhirnya saya mengikuti LTC pada tahun 2008. Pancaran Anugerah dalam bahannya mengajarkan tentang pengakuan dosa, pengertian tentang kebutuhan akan kasih, dan jati diri yang benar.  Dengan melewati banyak pergumulan yang sangat berat dan juga dengan dukungan grup akuntabilitas dan program pemuridan, akhirnya saya bisa mulai dipulihkan.”  Pria, Jawa Barat

“Dibesarkan sebagai putri di dalam keluarga dengan Ayah yang selalu sibuk dan tidak pernah di rumah, saya bertumbuh dengan perasaan kurang perhatian, kurang peneguhan, kurang kasih sayang dan kurang kedekatan dengan Ayah. Sepanjang hidup, saya sering terjebak dalam ketergantungan emosi terhadap pria untuk mengisi kekosongan batin saya dengan mencari peneguhan, perhatian dan hubungan ketergantungan yang tidak sehat dengan pria. Sejak mengikuti program Pancaran Anugerah, saya mengalami pemulihan karena Kasih dan Karya Penebusan Kristus mengembalikan semua yang hilang dari kehidupan saya. Saya mengalami kembali keutuhan pribadi dan sembuh dari ketergantungan emosi. Relasi saya dengan para pria dipulihkan dan dimurnikan.”  Wanita, Jakarta

“Saya bergumul dengan kecanduan pornografi sejak saya remaja. Hal ini mempengaruhi hubungan sosial saya dan Tuhan. Dalam Pancaran Anugerah, saya belajar mengenai kecanduan ini dan bagaimana Tuhan mengasihi saya dan ingin saya bebas dari kecanduan. Sampai saat ini Tuhan masih terus memulihkan saya hari demi hari dan saya merasa lebih baik sejak mengikuti pelayanan Pancaran Anugerah ini.”  Pria, Jakarta 

“Sejak kecil saya banyak mengalami pelecehan verbal dan seks. Hal tersebut membuat saya depresi, minder bahkan saya membenci diri saya sendiri. Melalui Pancaran Anugerah saya banyak mengalami proses pemulihan, saya mulai memiliki rasa aman di dalam Tuhan dan berdamai dengan diri saya sendiri.”   Wanita, Jakarta 

“Sebelum mengikuti pelayanan Pancaran Anugerah, saya tidak menyadari bahwa ketidakmampuan untuk mengekspresikan perasaan (senang, sedih, kecewa, dll) adalah sesuatu yang Tuhan mau pulihkan dalam diri saya. Melalui pelayanan ini, saya dapat mengekspresikan perasaan saya tanpa takut dihakimi/ ditolak.  Di salibNya saya dapat dengan bebas mengutarakan semua perasaan saya dan mengetahui bahwa Dia mendengar dan menerima saya. Kini saya dapat mengekspresikan perasaan saya kepada Tuhan dan sesama dengan benar.”    Wanita, Jakarta 

“Sebelumnya saya bingung bagaimana bisa lepas dari kecanduan pornografi, sering berfantasi seksual, kebiasaan masturbasi dan kecanduan seks. Bersyukur saya bisa mengenal pelayanan ini dan ikut program Pancaran Anugerah.  Sehingga melalui pelayanan ini saya bisa mendapat teman yang saling peduli membantu pemulihan dari masalah seksual. Saat ini saya bersyukur bisa di tolong untuk semakin dekat dan menikmati waktu bersama Tuhan dan membantu memulihkan hubungan dengan keluarga.  Terima kasih Tuhan, saya bisa di tolong melalui program Pancaran Anugerah.” Pria,  Jawa Tengah