Di tengah rasa lelah, malu, dan putus asa, Tuhan tidak menawarkan solusi cepat, melainkan mengajarkan ketekunan dan resiliensi melalui perjalanan bersama Yesus. Sebuah refleksi tentang bagaimana Tuhan membentuk hidup yang retak menjadi mahakarya yang indah di tangan-Nya.

